Ini adalah malam ke 60.
Aku tetap saja merindumu, sejak pertama bertemu.
Sedang apa kau disana?
Bagaimana caranya agar kau juga merasakan, rindu ini?
Menggebu dadaku, memikirkan dikau.
Hanya khayalku, setia menemani, setiap malam kerinduan.
Kumohon angin, sentuhlah bibirnya,
Kumohon malam, rayu dia ‘tuk ucapkan,
Agar ku tahu pasti, bahwa ia juga membalas rinduku.
Ku harap sayup-sayup langit,
Ku harap kerlap-kerlip bintang,
Menggoda dikau yang sedang tertidur, pulas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar